17 Okt 20263 menit bacaResiliensi: Kemampuan Remaja Bangkit dari KeterpurukanResiliensi bukan bakat langka milik segelintir orang. Ia tumbuh dari hal-hal sederhana di sekitar remaja — dan sekolah memegang peran besar untuk merawatnya.Baca artikel
17 Okt 20263 menit bacaMemahami Bullying dari Dua Sisi: Korban dan PelakuPerundungan merusak korban sekaligus membawa luka pada pelakunya. Menangani keduanya dengan tepat jauh lebih efektif daripada sekadar mencari siapa yang bersalah.
17 Okt 20263 menit bacaMembangun Konsep Diri Positif pada RemajaCara remaja memandang dirinya menentukan keberaniannya untuk mencoba, belajar, dan bangkit kembali. Konsep diri yang sehat bukan soal merasa sempurna.
17 Okt 20263 menit bacaMengelola Emosi: Keterampilan Hidup yang Perlu DilatihEmosi bukan musuh yang harus dikalahkan, melainkan sinyal yang perlu dipahami. Keterampilan mengelolanya bisa dilatih — dan sebaiknya dimulai sejak remaja.
17 Okt 20261 menit bacaMengenal Asesmen dalam BK: Tes dan Non-tesAsesmen membantu konselor memahami siswa secara sistematis sebelum menyusun layanan. Kenali jenis-jenisnya dan bagaimana memakainya secara etis.
17 Okt 20262 menit bacaTeknik Konseling Dasar yang Bisa Diterapkan Guru di KelasKonselor tidak bekerja sendirian. Guru adalah mitra terdekat siswa. Beberapa keterampilan dasar ini membantu guru menjadi pendengar yang lebih baik tanpa harus menjadi terapis.
17 Okt 20261 menit bacaMembantu Siswa Memilih Jurusan dan Merencanakan KarierMemilih jurusan kuliah bukan soal ikut teman atau mengejar gengsi. Ini cara mendampingi siswa mengambil keputusan berdasarkan pemahaman diri dan informasi yang cukup.